INTERNASIONAL

Bantu Venezuela, Badan Pangan PBB Siap Distribusikan 3.000 Metrik Ton Makanan

Venezuela
WFP bantu korban gempa bumi di Venezuela dengan menyediakan makanan, logistik, dan bantuan lainnya (Foto: Dok. Wfp.org)

Jakarta, IDM – Badan PBB yang fokus pada bantuan pangan (World Food Programme/WFP) mengatakan bahwa pihaknya memiliki lebih dari 3.000 metrik ton makanan untuk korban gempa Venezuela.

"Dengan lebih dari 3.000 metrik ton makanan di negara ini [Venezuela], persediaan kami cukup untuk memberi makan lebih dari 10.000 keluarga selama dua bulan. Kami juga sedang mencari cara tercepat untuk memobilisasi bantuan pangan lebih lanjut, dan menetapkan prioritas respons di seluruh negara bagian yang terdampak," tulis badan tersebut melalui Wfp.org, Selasa (30/6).

Baca Juga: Presiden Iran Sebut Aset Beku $6 miliar akan Cair

Menurut WFP, gempa bumi "menambah kesulitan lebih lanjut di negara yang menghadapi kebutuhan yang tumpang tindih."

Kebutuhan makanan menjadi prioritas utama dalam bantuan kemanusiaan. Operasi pencarian dan evakuasi pun terus berlangsung.

Gempa beruntun berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6). Otoritas Venezuela mengonfirmasi bahwa setidaknya 1.719 orang tewas dan sekitar 5.000 orang lainnya terluka. Sementara, sekitar 12.000 orang mengungsi.

Baca Juga: PBB Siapkan 10.000 Kantong Jenazah untuk Korban Gempa Venezuela

Gempa dirasakan di tujuh negara bagian Venezuela, dengan area paling terdampak yakni La Guaira dan Distrik Capital Caracas. Sekitar 2.500 bangunan rusak dan sebagian di antaranya rata dengan tanah.

Adapun, selama lima tahun terakhir WFP telah menjadi tulang punggung respons ketahanan pangan kemanusiaan di Venezuela. Pada tahun 2025, bantuan pangan WFP telah menjangkau 760.000 orang di 12 negara bagian. Bantuan ini termasuk makanan untuk anak sekolah dan keluarga yang paling rentan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.