Kapal perang KRI Bung Hatta-370 bersandar di Pelabuhan Reo membawa muatan logistik untuk warga terdampak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8). Prajurit langsung mengangkut muatan bahan pokok menuju kantong-kantong pengungsian.
Misi kemanusiaan TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlanjut. Hingga kini, TNI AU masih mengerahkan kekuatan udaranya untuk mempercepat distribusi bantuan ke wilayah terdampak, dengan enam pesawat angkut dikerahkan dalam misi terbaru.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) akan mengoptimalkan seluruh aset yang dimiliki untuk mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus berkoordinasi dengan otoritas nasional dan badan penanggulangan bencana Kolombia untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat yang terdampak gempa.
PBB sedang menyiapkan 10.000 kantong jenazah untuk Venezuela, dan memperingatkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa kemungkinan lebih tinggi dari angka yang dilaporkan.