HANKAM

Dukung Penanganan Gempa di NTT: TNI Gerakkan 9 Alutsista, 20 Lainnya Siaga

Pesawat A400M
Pesawat A400M dikerahkan untuk penanganan bencana gempa bumi NTT. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI mengerahkan total 29 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari 29 unit tersebut, sembilan di antaranya telah digerakkan untuk bantuan kemanusiaan dan distribusi personel.

Baca Juga: Kerahkan Enam Pesawat, TNI AU Percepat Distribusi 81,3 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

“Hingga hari ketiga, Senin (17/8), TNI telah mengerahkan 1.201 personel dan 29 unit alat alutsista untuk mendukung mobilitas personel, distribusi bantuan, dan penanganan masyarakat terdampak. Dari jumlah tersebut, sembilan unit alutsista telah digerakkan dan 20 unit lainnya disiagakan,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Sejumlah alutsista yang sudah bergerak ke lokasi bencana antara lain pesawat A400M, pesawat Hercules hingga KRI Bung Hatta-370.

Per Senin kemarin, TNI juga telah mengirimkan 122.232 ton bantuan, termasuk tambahan 61,347 ton, yang sebagian di antaranya berasal dari Kementerian Pertahanan RI.

Pengerahan personel, alutsista, dan bantuan tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan serta memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga: TNI Resmikan Kampung Papua Damai Pertama di Bumi Cenderawasih

“TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan instansi terkait di wilayah terdampak,” tutur Kapuspen TNI.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7.7 mengguncang NTT, yang berpusat di Nagekeo, Laut Flores, Sabtu (15/8). Data terbaru BNPB melaporkan, 68 jiwa meninggal dunia akibat gempa tersebut.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.