INTERNASIONAL

AS-Ukraina Bahas Langkah Akhiri Konflik dengan Rusia

Misi Perdamaian
(Dari kiri) Utusan Khusus AS untuk Misi Perdamaian Steven Witkoff, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Utusan Khusus AS Jared Khusner di Kyiv pada 6 September lalu. (Foto: Dok. X/@SEPeaceMissions)

Jakarta, IDM – Otoritas Amerika Serikat (AS), Ukraina, Komisi Eropa dan NATO telah bertemu di Miami, Florida dan membahas proposal guna mengakhiri perang Rusia-Ukraina pada Jumat (9/10).

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Misi Perdamaian, Steven Witkoff mengatakan bahwa diskusi konstruktif itu membahas potensi langkah untuk mengakhiri perang dengan Rusia menjelang musim dingin, serta mendorong upaya menuju perdamaian yang kokoh dan langgeng.

Baca Juga: Arab Saudi Sebut Bab al-Mandeb ‘Bersih’ dari Houthi

"Diskusi itu mencakup berbagai isu, termasuk langkah-langkah jangka pendek terkait kesiapan menghadapi musim dingin (ketahanan energi, ekspor biji-bijian) dan jaminan keamanan, serta pengaturan jangka panjang bagi keamanan Ukraina dan Eropa guna mencegah konflik di masa depan," tulis Witkoff melalui platform X @SEPeaceMissions, dikutip pada Sabtu (10/10).

Mereka turut membahas dukungan terhadap rekonstruksi pascaperang dan kemakmuran ekonomi Ukraina, termasuk proses aksesi ke Uni Eropa. Menurutnya, perundingan itu mampu membantu mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu dikaji lebih lanjut menjelang pertemuan berikutnya antara AS dan Rusia.

"Para peserta menegaskan kembali komitmen bersama untuk melanjutkan upaya diplomatik demi mewujudkan perdamaian berkelanjutan yang memperkuat keamanan serta menciptakan peluang bagi stabilitas dan kemakmuran jangka panjang," pungkasnya.

Adapun, pertemuan itu berlangsung setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memandang konflik Rusia-Ukraina beresiko menemui jalan buntu atau stalemate, di mana kegagalan untuk mencapai penyelesaian melalui negosiasi meningkatkan risiko eskalasi lebih lanjut.

Baca Juga: Desak Houthi Berhenti Serang Saudi, PM Pakistan Tegaskan Dukungan Pertahanan

Sementara, dalam percakapan melalui telepon, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa kecil kemungkinan perundingan dengan Ukraina kembali dilakukan karena serangan drone saat pemilihan parlemen bulan lalu.

Putin menuturkan, pihaknya siap lanjut berunding dengan Kyiv setelah pemilihan umum parlemen tersebut. Namun, serangan drone ke Moskow itu membuat kelanjutan pembicaraan damai secara langsung antara Rusia, Ukraina, dan dimediasi AS menjadi kecil kemungkinannya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.