AS-Korsel Sepakat Pererat Kerja Sama Hadapi Nuklir Korut

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) sepakat untuk mempererat komunikasi dan kerja sama dalam menghadapi ancaman nuklir Korea Utara (Korut) sekaligus memelihara perdamaian di Semenanjung Korea.
Baca Juga: Dikawal Fregat Italia di Laut Merah, Garibaldi Dijemput 2 KRI di Laut RI
Melansir Yonhap, Selasa (25/8), kesepakatan itu dicapai dalam percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio dan Menlu Korsel Cho Hyun.
"Keduanya sepakat untuk melanjutkan komunikasi dan kerja sama yang erat antara Korsel dan AS demi perdamaian di Semenanjung Korea serta penyelesaian masalah nuklir Korut, sembari mempertahankan postur pertahanan gabungan yang kokoh," tulis Kemlu Korsel.
Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump memangkas latihan gabungan dengan Korsel, yang dirancang untuk menangkal ancaman Korut. Trump menganggap latihan itu tidak hanya butuh anggaran besar tetapi juga mengirimkan sinyal bermusuhan terhadap Korut.
Baca Juga: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bertolak ke Indonesia, Dijadwalkan Tiba Pertengahan September
Langkah itu menimbulkan pertanyaan mengenai apakah Pemerintahan Trump mulai mengurangi fokus pada denuklirisasi Korut. Trump juga menilai ia memiliki hubungan yang baik dengan Presiden Korut Kim Jong Un dan ingin bertemu dengannya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































