INTERNASIONAL

AS Klaim Cina Siap Kirim Senjata ke Rusia

ukraina
Tank yang hancur terbengkalai di wialayah Donetsk, Ukraina (Foto: Dok. Ukrinform)

Jakarta, IDM - Intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Pemerintah Cina sedang mempertimbangkan untuk memasok bantuan senjata seperti pesawat nirawak dan amunisi ke Rusia. Menurut penelitian tersebut, negosiasi harga antara Cina dan Rusia sedang berlangsung terkait persenjataan yang akan dikirim.

Dilansir dari CNN, Senin (27/2), beberapa sumber intelijen AS yang tidak disebutkan namanya menyebutkan bahwa Cina akan memasok pesawat nirawak dan amunisi untuk persenjataan ukuran kecil. Pasokan tersebut dinilai akan menandai peningkatan dukungan terhadap Rusia karena selama ini bantuan dari perusahaan Cina sebatas peralatan seperti helm, jaket anti peluru dan citra satelit.

Sementara itu, Juru Bicara Kementrian Luar Negeri Cina Wang Wenbin menolak klaim AS terkait potensi pasokan senjata tersebut. “Cina selalu mengambil pendekatan yang hati-hati dan bertanggung jawab untuk ekspor militer dan tidak memberikan penjualan senjata apa pun ke daerah konflik atau pihak yang berperang,” ujarnya.

Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Bill Burns pun mengkonfirmasi bahwa Cina berencana mengirimkan bantuan militer ke Rusia dalam perangnya melawan Ukraina. Menurutnya, keputusan akhir belum dibuat oleh pihak yang bersangkutan, sehingga belum ada pengiriman hingga saat ini.

"Kami yakin bahwa kepemimpinan Cina sedang mempertimbangkan penyediaan peralatan militer. Kami belum melihat bahwa keputusan akhir telah dibuat. Kami belum melihat adanya bukti pengiriman peralatan militer," ujarnya melansir CBS, Senin (27/2).

Baca: Zelensky Berencana Temui Xi Jinping, Bahas Gagasan Gencatan Senjata

Burns pun menegaskan akan konsekuensi yang dihadapi Cina jika membantu Rusia. Ia menilai bahwa saat ini Presiden Xi Jinping sangat mengamati situasi yang terjadi di Ukraina dan mempertimbangkan konsekuensi dari setiap langkah yang diambil.

“Tidak ada pemimpin yang mengamati dengan lebih cermat tindakan Vladimir Putin di Ukraina, daripada Xi Jinping. Saya pikir mereka juga mempertimbangkan konsekuensi dari menyediakan peralatan tersebut,” jelasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.