AS Kirim Kapal untuk Bangun Pelabuhan Sementara di Lepas Pantai Gaza

Jakarta, IDM - Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau US CENTCOM mengumumkan bahwa mereka telah mengirimkan sebuah kapal yang membawa bahan-bahan untuk membangun pelabuhan sementara di lepas pantai Jalur Gaza.
Kapal Jenderal Frank S. Besson (LSV-1) sudah meninggalkan Pangkalan Gabungan Langley-Eustis di Virginia. Kapal itu berlayar 36 jam setelah Presiden AS Joe Biden memerintahkan untuk membangun pelabuhan sementara.
Baca Juga: Korut Gelar Latihan Militer Dekat Perbatasan Korsel
Nantinya, pelabuhan terapung itu akan mempermudah masuknya bantuan kemanusiaan skala besar ke wilayah konflik tersebut. Biden menegaskan, pelabuhan itu hanya akan digunakan untuk mengirim bantuan dan tidak ada pasukan AS yang menginjakkan kaki di Gaza.
"Besson, sebuah kapal pendukung logistik, membawa kebutuhan utama untuk membangun pelabuhan sementara, untuk mengirimkan pasokan kemanusiaan yang krusial," tulis US CENTCOM melalui platform X, Senin (11/3).
Baca Juga: Sempat Dikandangkan Usai Kecelakaan Fatal, Pesawat Militer Osprey AS Kembali Mengudara
Melansir Defense.gov, laman resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) AS, misi Joint Logistics Over-the-Shore (JLOTS) ini akan dikomandoi langsung oleh US CENTCOM. Sementara, pelabuhan terapung akan dilengkapi dengan jalan penghubung ke pantai sepanjang kurang lebih 1.800 kaki (548 meter), serta sekumpulan kapal logistik dan tongkang.
"Seperti yang dikatakan presiden, tidak cukup bantuan yang masuk (ke Gaza). Jadi JLOTS adalah sebuah kemampuan… yang akan kami laksanakan dan memungkinkan kami memasok hingga 2.000.000 makanan dalam sehari," kata juru bicara Kemhan AS Pat Ryder. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































