AS Kembali Serang Rudal Anti-Kapal Houthi

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) kembali menembak rudal anti-kapal Houthi yang akan diluncurkan ke Teluk Aden. Tindakan itu diklaim sebagai bentuk membela diri dan menjaga pertahanan.
“Pasukan AS menetapkan bahwa rudal itu merupakan ancaman terhadap kapal dagang dan kapal Angkatan Laut AS di wilayah tersebut. Kemudian AS menyerang dan menghancurkan rudal tersebut untuk membela diri,” kata US Central Command melalui platform X, Senin (22/1).
Baca Juga: Filipina dan Kanada Sepakat Jajaki Kerja Sama Pertahanan
Sebelumnya, AS juga mengklaim telah menghancurkan tiga rudal anti-kapal Houthi yang disebut ditujukan ke Laut Merah bagian selatan. Presiden AS Joe Biden pun telah menegaskan serangan udara akan terus berlanjut meskipun kemungkinan besar Houthi tidak dapat dihentikan.
Selama beberapa pekan terakhir, Houthi telah melakukan serangan terhadap kapal-kapal di dalam maupun sekitar Laut Merah, yang memperlambat jalur perdagangan global. Negara-negara Barat termasuk AS menganggap kelompok itu sebagai teroris.
Baca Juga: Konflik Berlanjut, Lebih dari 20.000 Warga Palestina Tewas di Gaza
Sementara, Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman dan menyebut serangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang diserang Israel di Gaza. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































