AS-Israel Serang Iran, Targetkan Pemimpin Tertinggi Khamenei

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali menyerang Iran di tengah perundingan terkait program nuklir, yang dimediasi oleh Oman. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa serangan itu dilakukan untuk menghilangkan ancaman dari Teheran.
“Belum lama ini, militer AS memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dari rezim Iran,” katanya melalui platform X miliknya, Sabtu (28/2).
Baca Juga: Afghanistan Ingin Berdamai dengan Pakistan Melalui Dialog
Senada, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa 'Operasi Lion's Roar' dilakukan untuk menghilangkan senjata nuklir Iran. Ia menyebut Iran sebagai rezim teroris yang mengancam seluruh umat manusia.
Pada Juni tahun lalu, AS juga melakukan serangan terhadap Iran selama perundingan nuklir. Serangan itu diklaim telah menghancurkan fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz dan Isfahan.
Baca Juga: Pakistan Deklarasikan Perang Terbuka dengan Afghanistan
Sementara, dalam serangan terbaru AS dan Israel, dilaporkan menyasar beberapa titik di Iran termasuk Kementerian Intelijen, Kementerian Pertahanan dan Kompleks militer Parchin.
Melansir Al Jazeera, otoritas AS yang mengetahui hal itu menyatakan bahwa serangan gabungan 'multi-hari' ini bertujuan untuk “memenggal rezim Iran”. Serangan terkonsentrasi di daerah-daerah di mana Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mungkin bersembunyi, sehingga tujuannya adalah untuk mencoba menyingkirkan 'kepala rezim'. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































