AS hingga Turki Desak Israel-Hamas Taati Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS), Qatar, Mesir, dan Turki mendesak semua pihak yang terlibat dalam gencatan senjata Gaza untuk menepati komitmen dan menahan diri dari eskalasi lebih lanjut.
Hal itu diungkapkan dalam pernyataan bersama setelah delegasi keempat negara itu bertemu di Miami, AS pada beberapa waktu lalu. Mereka menekan Israel-Hamas untuk menstabilkan gencatan senjata guna dapat lanjut implementasi tahap kedua.
Baca Juga: Pelatihan Penjaga Perdamaian Wanita Angkatan ke-4 Rampung, Siap Tugas ke Wilayah Misi
"Dalam diskusi mengenai tahap kedua, kami menekankan pentingnya pembentukan badan pemerintahan di Gaza di bawah otoritas Gaza yang terpadu untuk melindungi warga sipil dan menjaga ketertiban umum," tulis Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, melansir platform X resminya, Senin (22/12).
"Kami juga membahas langkah-langkah integrasi regional, termasuk fasilitasi perdagangan, pengembangan infrastruktur, dan kerja sama di bidang energi, air, dan sumber daya bersama lainnya, sebagai hal penting bagi pemulihan Gaza, stabilitas regional, dan kemakmuran jangka panjang," sambungnya.
Baca Juga: Para Menteri ASEAN Bahas Upaya Deeskalasi Konflik Thailand-Kamboja
Ia juga menekankan dukungan terhadap pembentukan Dewan Perdamaian (Board of Peace) dalam waktu dekat sebagai upaya transisi Gaza. Adapun, berdasarkan ketentuan kesepakatan gencatan senjata, Israel harus menarik diri dari Gaza dan pasukan stabilisasi internasional akan dikerahkan di wilayah tersebut.
"Kami menegaskan kembali komitmen penuh kami terhadap keseluruhan rencana perdamaian 20 poin Presiden (Trump) dan menyerukan kepada semua pihak untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka, menahan diri, dan bekerja sama dengan pengaturan pemantauan. Konsultasi lebih lanjut akan berlanjut dalam beberapa minggu mendatang untuk memajukan implementasi fase kedua," pungkas Witkoff. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































