AS dan Korsel Gelar Latihan Tempur Dekat Perbatasan Korut

Jakarta, IDM – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) menggelar latihan tempur tembak-menembak terbesar selama enam tahun terakhir pada Kamis (25/5). Latihan itu disebut sebagai wujud pamer postur kekuatan sekaligus simulasi serangan skala penuh terhadap ancaman dari negara tetangga, Korea Utara.
Dilansir dari Yonhap, Jumat (26/5), Kementerian Pertahanan (Kemhan) Korsel menyebut bahwa latihan itu melibatkan lebih dari 2.500 tentara gabungan. Beberapa Howitzer, tank dan jet tempur unjuk kekuatan ketika live firing yang berlangsung selama 130 menit di lapangan militer Seungjin, Pocheon, sekitar 25 km dari perbatasan antar Korea.
Baca Juga: Norwegia Siap Latih Pilot Ukraina Terbangkan F-16
"Latihan itu menunjukkan kemampuan dan kesiapan militer kami untuk menanggapi dengan kuat ancaman nuklir dan rudal Korea Utara dan serangan skala penuh. Kami berkomitmen menjaga perdamaian melalui kemampuan yang luar biasa,” tulis Kemhan Korsel.
Kemhan Korsel menjelaskan, latma itu bertepatan memperingati berdirinya Angkatan Bersenjata Korsel yang ke-75 tahun. Selain itu, latihan ini merupakan iterasi pertama dari serangkaian agenda yang akan dilakukan berturut-turut hingga pertengahan Juni mendatang.
Baca Juga: Komandan Wagner Sebut 20.000 Tentara Rusia Tewas di Bakhmut
Angkatan Laut AS telah aktif mempertahankan kehadirannya di kawasan Semenanjung Korea untuk membantu menjaga perdamaian dan keamanan dengan Korsel. Dalam beberapa bulan terakhir, kedua negara telah melakukan berbagai latihan udara maupum maritim yang melibatkan pembom B-1B AS. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































