AS akan Tambah Bantuan Militer Senilai $2,3 Miliar untuk Ukraina

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin mengatakan bahwa pihaknya akan segera menambah bantuan keamanan sebesar $2,3 miliar untuk Ukraina, yang terdiri dari senjata anti-tank, amunisi untuk Patriot dan sistem pertahanan udara lainnya.
Dilansir dari AP, Rabu (3/7), pernyataan itu ia ungkapkan saat bertemu Menhan Ukraina Rustem Umerov di Pentagon pada beberapa waktu lalu. Pertemuan itu pun menekankan komitmen bantuan AS dalam memerangi pasukan Rusia.
Baca Juga: Korut Uji Coba Rudal Balistik yang Mampu Bawa Hulu Ledak Seberat 4,5 ton
Dari jumlah tersebut, sekitar $150 juta diantaranya akan berasal dari Presidential Drawdown Authority (PDA) dan sisanya dari Ukraine Security Assistance Initiative (USAI).
“Jangan salah, Ukraina tidak sendirian, dan AS tidak akan pernah goyah dalam mendukung. Bersama sekitar 50 sekutu dan mitra, kami akan terus memberikan kekuatan yang dibutuhkan Ukraina untuk memukul mundur agresi Rusia saat ini, serta mencegah agresi Rusia di masa depan," kata Austin.
Baca Juga: AS Tingkatkan Kewaspadaan Pangkalan Militer di Eropa
Selain itu, ia juga mengatakan akan terus mendorong upaya agar Ukraina dapat diterima NATO, jelang KTT aliansi tersebut yang akan di gelar Minggu ini di Washington. AS sendiri telah memberikan bantuan keamanan senilai lebih dari $53,5 miliar ke Ukraina sejak invasi Rusia pada Februari 2022.
“Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membangun jembatan menuju keanggotaan NATO untuk Ukraina,” kata Austin kepada Umerov. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































