Armenia Berencana Keluar dari Aliansi Keamanan yang Dipimpin Rusia

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan bahwa negaranya akan keluar dari blok keamanan yang dipimpin Rusia, Organisasi Traktat Keamanan Kolektif (Collective Security Treaty Organization/CSTO).
Baca Juga: Hamas Tanggapi Positif Rencana Gencatan Senjata dengan Israel
Pada Maret lalu, Pashinyan pun telah mengungkapkan rencana untuk meninggalkan CSTO kecuali blok keamanan itu menunjukkan komitmen untuk menegakkan keamanan negaranya, yang bersitegang dengan Azerbaijan.
“Jika CSTO menjawab pertanyaan mengenai di mana wilayah tanggung jawab organisasi tersebut di Armenia, dan pertanyaan ini sesuai dengan visi kami, maka kami akan menganggap bahwa masalah di antara kami telah terselesaikan. Jika tidak, maka Armenia akan keluar dari CSTO. Kapan? Saya tidak bisa mengatakannya,” kata Pashinyan melansir AA, Kamis (13/6).
Baca Juga: Amerika Serikat akan Kirim Hampir 2000 Personel untuk Ikut Super Garuda Shield 2024
Ia menilai CSTO gagal mencegah Azerbaijan melakukan operasi militer di wilayah Karabakh. Meskipun dunia internasional mengakui wilayah itu bagian dari Azerbaijan, tetapi Pashinyan akui kecewa karena CSTO tidak melakukan intervensi apapun ketika serangan itu memicu eksodus lebih dari 100.000 penduduk etnis Armenia pada September tahun lalu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































