262 Jurnalis Tewas Akibat Konflik Gaza

Jakarta, IDM – Serikat Jurnalis Palestina (The Palestinian Journalists Syndicate/PJS) mengatakan telah mencatat sekitar 300 pelanggaran dan serangan terhadap jurnalis Palestina sejak awal tahun 2026. Jumlah jurnalis yang tewas selama konflik telah mencapai 262 orang.
Melansir AA, Senin (4/5), hal itu diungkapkan saat unjuk rasa PJS di Kota Al-Bireh, Tepi Barat yang diduduki, untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia dan memprotes serangan berkelanjutan terhadap jurnalis di tengah konflik.
Baca Juga: AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman, Ini Sebabnya
Para demonstran menuntut diakhirinya penargetan jurnalis dan pertanggungjawaban Israel. “Kegiatan yang diselenggarakan pada Hari Kebebasan Pers Sedunia bertujuan untuk menyoroti kondisi luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya di mana jurnalis Palestina beroperasi,” kata Omar Nazzal, wakil kepala serikat tersebut.
"Para jurnalis menghadapi mesin perang Israel yang paling ganas,” tambahnya, seraya mengatakan bahwa tercatat lebih dari 4.000 pelanggaran sejak dimulainya konflik pada Oktober 2023.
Sementara, Freedom Committee PJS Mohammad al-Lahham menyatakan bahwa jumlah jurnalis yang tewas telah mencapai 262 orang. Total pelanggaran sejak Oktober 2023 pun mencapai 3.983 termasuk 300 kasus pada 2026.
Baca Juga: USS Gerald R. Ford Tinggalkan Timur Tengah Usai Dukung Operasi Militer AS ke Iran
"Pelanggaran ini termasuk 240 kasus penembakan langsung terhadap kru media dan 352 kasus yang melibatkan gas air mata dan granat kejut, serta pemukulan, penyitaan peralatan, dan larangan bepergian," ujarnya.
PJS menyerukan kepada PBB dan organisasi internasional untuk memberikan perlindungan mendesak bagi jurnalis Palestina, membuka investigasi independen dan memastikan akuntabilitas. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































