PARLEMEN

2 Pilot Smart Air Gugur, Komisi I Minta Pelaku Teror Ditindak dan Pendekatan Humanis Diperkuat

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan belasungkawa mendalam atas tewasnya dua pilot maskapai Smart Air dalam insiden di Papua.

Ia menilai keduanya sebagai pahlawan yang gugur saat menjalankan tugas mulia untuk memastikan distribusi logistik dan transportasi bagi masyarakat di wilayah terpencil tetap berjalan.

Menurut Dave, peristiwa tersebut merupakan aksi teror yang harus ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.

Ia menegaskan pentingnya respons cepat dan terukur agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: DPR Dorong Kemandirian dalam Industri Pertahanan Dalam Negeri

“Apa yang terjadi ini, kita mengutuk kejadian terorisme ini, dan kita terus meminta aparat hukum untuk menindak para pelaku,” ujar Dave.

Selain penegakan hukum, Dave menekankan perlunya strategi yang lebih luas dalam menangani konflik berkepanjangan di Papua.

Ia menilai persoalan tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa kejelasan arah penyelesaian yang permanen.

“Situasi di Papua ini telah berlarut-larut selama puluhan tahun, tanpa ada kepastian ataupun juga ada penjelasan bagaimana untuk mengakhiri pertempuran ini. Kita tetap mendorong pendekatan-pendekatan humanis, baik diplomasi dalam negeri ataupun luar negeri, untuk mengajak semua pihak yang bertikai duduk bersama sehingga bisa menghasilkan kesepakatan yang permanen,” ujarnya.

Baca Juga: DPR Dorong Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza Fokus Lindungi Warga Sipil

Dave mengakui konflik di Papua merupakan persoalan yang kompleks dan melibatkan banyak pihak.

Namun, ia menegaskan hal tersebut bukan berarti tidak dapat diselesaikan.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah saat ini mampu mengurai persoalan tersebut melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik.

“Konflik ini memang sangat pelik dan rumit, melibatkan berbagai macam pihak. Akan tetapi bukan berarti ini tidak bisa diselesaikan,” tegasnya.

“Kami yakin pemerintahan hari ini di bawah pimpinan Presiden Prabowo mampu mengurai persoalan ini dengan terus meningkatkan kualitas hidup, kualitas sumber daya manusianya, serta memanajemen kekayaan yang dimiliki rakyat Papua untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.