Zelensky: Ukraina Butuh 25 Sistem Patriot dan Lebih Banyak Pesawat Tempur F-16

Jakarta, IDM – Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina butuh 25 sistem pertahanan udara Patriot untuk mempertahankan sekaligus melindungi setiap jengkal wilayah dari serangan rudal Rusia.
Dilansir dari AP, Selasa (16/7), Zelensky tidak menyebut berapa banyak sistem Patriot yang dimiliki Ukraina saat ini, namun jumlahnya jauh lebih sedikit dari 25 unit, yang menurutnya merupakan jumlah minimal yang dibutuhkan negaranya.
Baca Juga: UNRWA: Butuh 15 Tahun untuk Bersihkan Puing-puing di Gaza
Selain itu, ia pun ingin sekutu mengirimkan lebih banyak pesawat tempur F-16 daripada yang telah dijanjikan. Pada minggu lalu, Amerika Serikat dan sekutu NATO lainnya berkomitmen untuk mengerahkan sistem pertahanan udara kepada Ukraina dalam beberapa bulan mendatang, termasuk setidaknya empat sistem Patriot.
"Pesawat tempur F-16 yang dijanjikan oleh negara-negara Barat akan tiba di Ukraina dalam dua gelombang: gelombang pertama pada musim panas ini, dan gelombang kedua pada akhir tahun ini," kata Zelensky.
Baca Juga: Presiden Ukraina Ingin Perwakilan Rusia Hadir dalam KTT Perdamaian Kedua
Kendati demikian, ia mengakui bahwa bantuan tersebut tidak akan membawa perubahan besar dalam perang, mengingat Angkatan Udara Rusia jauh lebih besar. "Ukraina akan membutuhkan lebih banyak pesawat tempur," ujarnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































