Zelensky Ingin Kembali Melakukan Pertukaran Tawanan Skala Besar

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa ia berharap dapat kembali melakukan pertukaran tawanan skala besar dengan Rusia pada akhir tahun ini.
Hal itu Zelensky ungkapkan usai pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada beberapa waktu lalu. Pertemuan yang disebut sangat produktif dan substantif itu membahas upaya penyelesain konflik dengan Rusia.
Baca Juga: Turki Dorong Perundingan Damai Rusia-Ukraina Berlanjut
"Kami berharap dapat memulihkan pertukaran dan memulangkan sejumlah besar tawanan pada akhir tahun ini. Turki sangat membantu kami dalam upaya ini," imbuhnya melansir laman Kepresidenan Ukraina President.gov.ua, Kamis (20/11).
"Kami ingin mengucapkan terima kasih secara pribadi atas pertemuan dan hasil yang dicapai dalam arahan Turki, atas fakta bahwa 2.500 tawanan perang kami telah dipulangkan atau, dengan keputusan ini, sedang dalam perjalanan pulang," sambungnya.
Baca Juga: Pemerintahan Trump Susun Rencana Perdamaian Ukraina yang Baru
Ia pun mengapresiasi Turki karena berkomitmen dalam mendukung posisi Ukraina yang mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorial Ukraina.
Ukraina dan Rusia telah menggelar tiga putaran perundingan damai di Istanbul pada 16 Mei, 2 Juni, dan 23 Juli 2025. Serangkaian pertemuan itu menghasilkan kesepakatan pertukaran tawanan skala besar dan rancangan memorandum yang menguraikan posisi masing-masing untuk kesepakatan damai di masa mendatang guna mengakhiri perang yang dimulai sejak Februari 2022. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































