Zelensky: 84 Tawanan Perang Berhasil Kembali Pulang ke Ukraina

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa sebanyak 84 tawanan perang berhasil dipulangkan ke Kyiv, termasuk puluhan warga sipil pada beberapa waktu lalu.
"Kami memulangkan warga Ukraina ke Ukraina. Sebuah pertukaran baru, 84 orang, baik personel militer maupun warga sipil. Hampir semuanya membutuhkan perawatan medis dan rehabilitasi yang signifikan," tulis Zelensky melalui platform X, Jumat (15/8).
Baca Juga: Pasukan Israel Kembali Porak-Porandakan Gaza Saat Mesir Bertemu Hamas
Ia mengungkapkan, di antara warga sipil yang dibebaskan itu telah ditahan oleh Rusia sejak 2014, 2016, dan 2017. Ia pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan pemulangan tersebut.
Sementara, komite negara Ukraina yang mengurus hal terkait tawanan perang mengatakan bahwa pertukaran itu mencakup 33 tentara dan 51 warga sipil.
Baca Juga: Dorong Kesehatan Mental Perempuan, Wan TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Konseling Psikologi
Adapun, Kyiv dan Moskow telah melakukan pertukaran tawanan secara berkala selama perang yang telah berlangsung 3,5 tahun meskipun tidak ada jeda dalam pertempuran. Ukraina juga telah memulangkan lebih dari 5.000 tawanan perang sejak konflik pecah pada Februari 2022. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































