INTERNASIONAL

Usai Odesa, Rusia Serang Kota Pelabuhan Mykolaiv

Mykolaiv
Kebakaran di gedung apartemen kota pelabuhan Mykolaiv pada Kamis malam. (Foto: Dok. Telegram/Head of Mykolaiv Regional Administration)

Jakarta, IDM - Otoritas di Ukraina Selatan mengatakan bahwa Rusia kembali melakukan serangan udara terhadap kota pelabuhan Mykolaiv pada kemarin malam. Serangan itu melukai 19 warga sipil dan beberapa fasilitas umum.

Gubernur Mykolaiv Vitaliy Kim menjelaskan, serangan itu terjadi pada malam kemarin dan telah menyebabkan kebakaran yang cukup hebat selama sekitar empat jam dan merusak sedikitnya lima gedung tinggi serta sejumlah garasi.

"Akibat hantaman itu, beberapa lantai bangunan tiga lantai hancur dan terjadi kebakaran seluas 450 meter persegi. Ada juga kebakaran di tiga garasi. Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran hingga pukul 07:45," kata Kim melalui Telegram resminya, Jumat (21/7).

Baca Juga: Rusia Serang Pelabuhan, Presiden Ukraina: Semua Orang Terkena Dampaknya

Lebih lanjut, Kim menyebut setidaknya terdapat 19 orang yang menjadi korban dan 5 diantaranya merupakan anak-anak serta 2 orang lain dalam keadaan kritis karena tertimpa reruntuhan.

"Secara total, 19 orang, termasuk lima anak-anak terluka akibat serangan roket tersebut. Sementara dua orang harus dirawat di rumah sakit," tambahnya.

Selain Mykolaiv, Rusia juga menyerang wilayah pelabuhan lainnya yaitu Odesa. Angkatan udara Ukraina memperingatkan warga dan meminta untuk berlindung sebelum rudal supersonik itu menghantam tanah.

Baca Juga: Usai Pemberontakan, Kini Wagner Melatih Pasukan Khusus Belarusia

Sementara, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan di Odesa telah berdampak besar bagi ketahanan pangan global. Sebab, pelabuhan Odesa merupakan akses utama bagi kapal ekspor biji-bijian ke berbagai belahan dunia.

"Pelabuhan sangat rusak akibat teror Rusia tadi malam yang menyimpan sekitar 60.000 ton produk pangan dan seharusnya di ekspor. Artinya, semua orang terkena dampak teror Rusia ini," ujar Zelensky. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.