Usai Berunding dengan Ukraina, AS Optimis Konflik akan Segera Berakhir

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengaku optimis jalan menuju akhir konflik Rusia-Ukraina akan segera tercapai setelah perundingan di Geneva, Swiss pada beberapa waktu lalu.
Perundingan yang melibatkan delegasi Ukraina dan Eropa itu membahas rencana damai berisi 28 poin yang diajukan oleh AS. Meskipun masih ada hal yang belum menemukan jalan tengah, kata Rubio, AS berupaya agar kesepakatan dicapai sesegera mungkin.
Baca Juga: Presiden Lebanon Sebut Serangan Israel Sebagai Bukti Enggan Akhiri Konflik
"Tujuannya adalah untuk menyepakati apakah yang 28 poin atau 26 poin, tergantung versi mana yang terus berkembang," imbuhnya melansir keterangan tertulis State.gov, Senin (24/11).
"Sekarang ini, seperti kesepakatan final lainnya, kesepakatan itu harus disetujui oleh para presiden, dan ada beberapa isu yang perlu terus kita kerjakan. Namun… hari ini adalah hari paling produktif yang pernah kita lalui dalam membahas isu ini," sambungnya.
Baca Juga: Indonesia Tegaskan Komitmen Dukungan Terhadap Perdamaian Permanen di Gaza
Sementara, dalam pernyataan bersama AS-Ukraina dikatakan bahwa perundingan itu telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam menyelaraskan posisi dan mengidentifikasi langkah-langkah komprehensif. Keduanya menekankan, bentuk perjanjian harus mengutamakan kedaulatan Ukraina dan mewujudkan perdamaian berkelanjutan.
"Sebagai hasil dari diskusi tersebut, para pihak menyusun kerangka kerja perdamaian yang diperbarui dan disempurnakan," tulis pernyataan bersama tersebut, melansir Whitehouse.gov, Senin (24/11). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































