Usai Bertikai, Thailand-Kamboja Sepakat Meredakan Ketegangan di Perbatasan

Jakarta, IDM – Pemerintah Thailand dan Kamboja sepakat untuk meredakan ketegangan dengan menarik kembali pasukan pertahanan masing-masing. Hal itu dilakukan usai pertikaian yang menewaskan seorang tentara Kamboja pada akhir Mei lalu.
Ketegangan antara kedua negara di Asia Tenggara ini meningkat setelah baku tembak antar pasukan pada 28 Mei di wilayah perbatasan Chong Bok yang disengketakan, yang mengakibatkan tewasnya seorang tentara Kamboja.
Baca Juga: Hamas Sebut Siap Lakukan Perundingan Gencatan Senjata Permanen
Dilansir dari Thailand.prd.go.th, laman pemerintah Thailand, Senin (9/6), Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Phumtham Wechayachai menyatakan bahwa kedua negara telah sepakat untuk menarik kembali pasukan masing-masing, sebagai bentuk meredakan ketegangan di perbatasan.
"Penarikan pasukan dilakukan setelah negosiasi di semua tingkatan antara kedua belah pihak. Kedua belah pihak bermaksud untuk mengurangi konflik dan konfrontasi, dan bahwa pasukan Thailand dan Kamboja bekerja sama dalam mengawasi daerah perbatasan, sambil mengisi parit yang mereka gali di daerah yang disengketakan di Chong Bok, Provinsi Ubon Ratchathani," katanya.
Baca Juga: Sekjen NATO akan Targetkan Anggaran Pertahanan Capai 5% dari PDB
Ia pun mengucapkan terima kasih pada pemerintah Kamboja atas kerja sama mereka dalam negosiasi untuk meredakan situasi di perbatasan demi perdamaian dan manfaat bagi kedua belah pihak.
"Thailand dan Kamboja berharap bahwa pertemuan Thailand-Cambodia Joint Border Commission, yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 Juni 2025, akan menyelesaikan masalah perbatasan dan menemukan solusi damai berdasarkan rasa saling menghormati dan itikad baik," imbuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































