INTERNASIONAL

Ukraina Tolak Seruan Genjatan Senjata Rusia

Volodymyr Zelensky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: President.gov.ua)

JAKARTA, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak seruan genjatan senjata yang diusulkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Zelenksy menyebut seruan tersebut sebagai ‘kedok’ untuk menghentikan kemajuan pasukan Ukraina di wilayah Donbas Timur.

Seruan Putin untuk gencatan senjata tersebut diumumkan atas dasar permintaan Kepala Gereja Ortodoks Rusia Patiark Kirill. Sebagian besar Gereja Ortodoks, khususnya yang ada di Rusia, merayakan hari natal yang jatuh pada tanggal 7 Januari menurut kalender Julian.

Dilansir dari President.gov.ua, Kamis (5/1), Zelensky mengatakan bahwa “Mereka sekarang ingin menggunakan Natal sebagai kedok, meski sebentar, untuk menghentikan kemajuan prajurit kita di Donbas lalu membawa peralatan, amunisi, dan pasukan yang dimobilisasi lebih dekat ke posisi kita.”

Menurut Zelensky, satu-satunya cara untuk mengakhiri perang adalah memukul mundur semua pasukan Moskow dari tanah Ukraina. Ia menekankan bahwa penolakan Rusia terhadap Formula Perdamaian yang diusulkan pada November tahun lalu, merupakan bentuk dari ketidakpedulian Rusia terhadap perdamaian dan keselamatan.

“Mereka yang melanjutkan teror terhadap negara kami, menolak tawaran kami untuk menghentikan agresi Rusia. Mereka ini tentu tidak menghargai hidup dan pasti tidak mencari perdamaian,” ujar Zelensky.

Baca: Tiru Prancis, AS dan Jerman Kirim Ranpur Lapis Baja ke Ukraina

Menanggapi usulan genjatan senjata Putin, Presiden Amerika Serikat Joe Biden turut mengatakan hal yang serupa dengan Zelensky. “Saya enggan menanggapi apa pun yang dikatakan Putin. Saya merasa menarik bahwa dia bersedia mengebom rumah sakit dan gereja pada tanggal 25 dan hari tahun baru. Maksudku, kupikir dia sedang mencari oksigen," ujar Biden dilansir Reuters. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.