Ukraina Tangkap Seorang Tentara Korut di Medan Tempur

Jakarta, IDM – Badan intelijen Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Ukraina telah menangkap seorang tentara Korea Utara (Korut) yang berperang bersama Rusia di medan tempur.
"Melalui pembagian informasi secara langsung dengan organisasi intelijen negara sahabat, (kami) mengonfirmasi penangkapan seorang tentara Korut yang terluka dan berencana untuk memeriksa secara menyeluruh perkembangan selanjutnya," kata Badan Intelijen Nasional Korsel (National Intelligence Service) melansir Yonhap, Jumat (27/12).
Baca Juga: Gencatan Senjata Tak Kunjung Disepakati, Hamas dan Israel Saling Tuduh
Laporan penangkapan tentara Korut ini pertama kali diberitakan oleh Ukraina pada Kamis (26/12). Tentara Korut itu disebut terluka dan ditangkap saat bertempur di Kursk, tanpa menyebutkan kapan insiden tersebut terjadi.
Baca Juga: Rudal Typhon AS Ada di Filipina, Cina: Beresiko Menimbulkan Perlombaan Senjata
Kejadian ini menandai pertama kalinya Ukraina menangkap seorang tentara Korut yang terlibat dalam pertempuran. Adapun, Korsel dan Ukraina memperkirakan terdapat sekitar 11.000 tentara Korut yang telah dikerahkan ke Rusia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































