Ukraina Tangkap Seorang Perempuan, Diduga Mata-mata Rusia

Jakarta, IDM - Badan intelijen dalam negeri Ukraina mengatakan bahwa mereka telah menahan seorang perempuan yang diduga mengumpulkan informasi tentang rencana perjalanan Presiden Volodymyr Zelensky dan tentang fasilitas militer Ukraina ke Rusia beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Reuters, Rabu (9/8), Security Service of Ukraine mengungkapkan perempuan itu ditangkap di kota pelabuhan Mykolaiv, Ukraina selatan. Di mana sebelumnya, Zelensky telah mengunjungi kota itu kurang dari seminggu ketika dia ditangkap oleh pihak intelijen Ukraina. Namun, Ukraina tidak menyebut nama perempuan yang ditahan tersebut.
Baca Juga: Berupaya Hentikan Kudeta, AS Kirim Diplomat ke Nigeria
Ukraina juga menuduh terduga telah mencoba menentukan lokasi sistem peperangan elektronik Ukraina dan depot amunisi di dekat kota pelabuhan Ochakiv, sekitar 48 km dari Mykolaiv.
"Anggota Security Service of Ukraine menangkap pengkhianat ketika dia mencoba memberikan informasi intelijen kepada penyerbu Rusia," bunyi pernyataan badan keamanan tersebut.
Baca Juga: AS Kirim Kapal Perang untuk Cegat Armada Rusia dan Cina di Alaska
Otoritas Ukraina juga menyebut terduga berasal dari Kota Ochakiv dan pernah bekerja di toko militer yang menjual barang-barang kepada tentara di salah satu unit militer lokal Ukraina. Jika terbukti bersalah di pengadilan, dia akan menghadapi hukuman penjara hingga 12 tahun.
Usai penangkapan itu, Ukraina kini memperkuat langkah-langkah keamanan setiap kali Zelensky melakukan kunjungan baik dalam negeri maupun luar negeri. Ukraina pun disebut memperketat penyebaran informasi sensitif terkait pertahanan militer. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































