Ukraina Klaim Miliki Senjata Laser yang Mampu Menyerang Target Udara Sejauh 2 km

Jakarta, IDM – Ukraina mengklaim memiliki senjata laser yang mampu menembak jatuh target di udara pada ketinggian lebih dari 2 kilometer, yang diberi nama 'Tryzub'.
"Kita dapat menyatakan bahwa saat ini Ukraina, jika saya tidak salah, adalah negara kelima yang memiliki laser. Saat ini, kita sudah dapat menembak jatuh pesawat dengan laser ini pada ketinggian lebih dari 2 km," kata Kolonel Vadym Sukharevsky, Komandan Pasukan Sistem Tak Berawak Angkatan Bersenjata Ukraina melansir Interfax, laman media Ukraina, Kamis (19/12).
Tryzub merupakan kata dalam bahasa Ukraina yang berarti Trisula. Menurut Sukharevskiy, Pasukan Sistem Tak Berawak tengah berupaya meningkatkan kekuatan senjata laser. "Ini benar-benar berfungsi, ini benar-benar ada," imbuhnya.
Baca Juga: Rusia Sebut Ukraina Luncurkan Bahan Kimia Terlarang Dalam Perang
Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang laser Tryzub. Namun, para ahli mengatakan bahwa terdapat kemungkinan Tryzub benar adanya. "Sangat mungkin bagi Ukraina untuk mengembangkan DEW fungsional yang mampu menghancurkan beberapa target udara," kata Patrick Senft dari Armament Research Services melansir CNN.
“Hal ini khususnya dapat dicapai dengan menggunakan laser las komersial yang tersedia di pasaran yang dikombinasikan dengan teknologi lain yang tersedia,” kata Senft.
Senft menjelaskan, Senjata Berenergi Terarah (Directed Energy Weapons/DEW) seperti laser akan sangat efektif terhadap drone yang terbang rendah dan lambat yang dikerahkan oleh Rusia. Sebab, drone pada umumnya terdiri dari komponen yang relatif rapuh dan rentan terhadap panas.
Baca Juga: Sekitar 13 Orang Tewas Akibat Tabrakan Kapal Angkatan Laut India dengan Feri
Misalnya, drone Shahed-136 yang memiliki kemampuan terbang di ketinggian rendah dengan kecepatan maupun pola yang stabil, "membuatnya sangat rentan terhadap paparan laser yang berkelanjutan,"imbuhnya.
Namun, ia menjelaskan bahwa senjata jenis laser memiliki dua keterbatasan yaitu terkait seberapa cepat targetnya bergerak dan energi panas laser yang terus berkurang jika jarak targetnya semakin jauh. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































