UE Siap Alokasikan $209 Juta untuk Militer Lebanon

Jakarta, IDM – Kepala Kebijakan Uni Eropa (UE) Josep Borrell mengatakan bahwa pihaknya siap mengalokasikan €200 juta (sekitar $209 juta) untuk membantu militer Lebanon dalam mengerahkan pasukan tambahan ke wilayah bagian selatan negara tersebut.
Dilansir dari Euronews, Senin (25/11), hal itu ia ungkapkan usai bertemu dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, yang telah menjadi penengah bagi Hizbullah dalam berbagai negosiasi dengan mediator dan Israel.
Baca Juga: Israel: Hizbullah Luncurkan 250 Proyektil dari Lebanon
"Sebagai Uni Eropa, kami mendukung rakyat Lebanon, tentara Lebanon, dan lembaga-lembaga Lebanon. Saya telah bertanya kepada Perdana Menteri Mikati apa dan bagaimana kita dapat mendukung tentara Anda, tidak hanya secara finansial, tetapi juga secara teknis," katanya.
Lebih lanjut, ia juga menyerukan agar pihak terkait untuk segera mewujudkan gencatan senjata, dengan mengatakan bahwa kesepakatan itu "menunggu persetujuan akhir dari pemerintah Israel".
Baca Juga: Korsel: Korut Kemungkinan Besar akan Kembali Luncurkan Satelit Pengintai Militer di Akhir Tahun
Menurutnya, solusi bagi konflik di Lebanon adalah dengan penerapan penuh Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1701, yang pernah diadopsi pada 11 Agustus 2006.
Resolusi itu menuntut konflik dihentikan antara Lebanon dan Israel serta pembentukan zona demiliterisasi antara 'Garis Biru' (perbatasan de facto antara Lebanon dan Israel) dan Sungai Litani. Resolusi itu pun hanya memperbolehkan tentara Lebanon dan UNIFIL untuk memiliki senjata atau peralatan militer di area tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































