Turki Siap Jadi Penjamin De Facto Bagi Solusi Dua Negara Palestina-Israel

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan bahwa negaranya siap berperan sebagai penjamin de facto jika solusi dua negara diterapkan di Palestina.
Melansir AA, Senin (20/10), Fidan menekankan Turki sejauh ini telah bertindak sebagai mediator dalam upaya mengakhiri konflik di Gaza, mempromosikan perdamaian jangka panjang melalui jalur diplomatik untuk Palestina.
Baca Juga: Gaza Kembali Memanas, Trump Tekankan Gencatan Senjata Gaza Masih Berlaku
“Jika kesepakatan yang dapat diterima oleh Palestina tercapai, kami siap melakukan bagian kami. Jika solusi dua negara terwujud, Turki siap mengambil tanggung jawab sebagai penjamin de facto," ujarnya.
Menurutnya, percaya sepenuhnya kepada Israel tidak realistis dan menekankan pentingnya tekanan internasional untuk memastikan akuntabilitas. 'Satuan Tugas Awal' juga telah dibentuk untuk menangani hambatan operasional selama proses gencatan senjata di Gaza, termasuk masalah terkait pertukaran sandera dan korban tewas. Satuan itu, kata dia, fokus menjaga komunikasi dan koordinasi di lapangan.
Satuan Tugas Awal merupakan salah satu lembaga yang diusulkan dalam rencana gencatan senjata Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, selain Dewan Perdamaian dan Pasukan Stabilisasi Internasional. Namun, mandat dan komposisi ketiganya belum final.
Baca Juga: Hamas Bantah Berencana Melanggar Gencatan Senjata
"Jika solusi dua negara berdasarkan perbatasan tahun 1967 diimplementasikan, dan Palestina memperoleh negara yang berdaulat dan setara, kami siap bertindak sebagai penjamin. Ini adalah komitmen besar, yang tidak semua negara dapat melakukannya," imbuhnya.
Adapun, penjamin de facto merupakan istilah yang digunakan ketika negara yang bertindak sebagai penjamin berdasarkan kenyataan di lapangan, bukan secara hukum. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































