Turki Kirim Pasukan untuk Bantu Meredam Konflik di Kosovo

Jakarta, IDM – Pasukan Turki tiba di Kosovo untuk mendukung penjaga perdamaian yang dipimpin NATO setelah kekerasan baru-baru ini.
Turki mengirim pasukan komando ke Kosovo untuk bergabung dengan Pasukan penjaga perdamaian KFOR. Pasukan Turki itu diminta NATO untuk membantu memadamkan kerusuhan di wilayah perbatasan Serbia.
Dilansir dari AP, Senin (5/6), Kementerian Pertahanan Turki menyerukan adanya dialog konstruktif untuk menyelesaikan krisis yang disebut dapat merusak keamanan dan stabilitas kawasan. Dalam sebuah video yang juga diperlihatkan batalion Turki yang mengenakan lambang KFOR telah tiba di Kosovo pada Minggu (4/5).
Baca Juga: Denmark Tambah Bantuan Militer ke Ukraina Hingga $2,59 Miliar
“Konvoi pertama dari batalion Komando Brigade Infanteri Mekanik (Luleburgaz) ke-65 telah menyelesaikan transitnya ke Kosovo,” tulis Kementrian Pertahanan Turki.
Sebelumnya, NATO mengumumkan bahwa pihaknya akan mengirim 700 tentara untuk meningkatkan kekuatan di daerah tersebut. KFOR saat ini terdiri dari hampir 3.800 tentara. Sekitar 500 tentara Turki akan dikerahkan secara bertahap untuk bergabung dengan KFOR sebagai unit cadangan.
Baca Juga: Zelensky: Rusia Miliki Jaringan Pemasok Senjata Ilegal
Konflik ini telah melukai sekitar 30 orang pasukan KFOR, yang terdiri dari 11 pasukan Italia dan 19 Hungaria pada Senin lalu. Mereka disebut mengalami patah tulang dan luka bakar akibat peledak rumahan.
Bentrokan dipicu oleh aksi boikot pemilu lokal di empat kotamadya yaitu Zvecan, Zubin Potok, Leposavic dan Mitrovica Utara, bagian utara Kosovo. Sekitar 50.000 orang Serbia yang tinggal di empat kotamadya di Kosovo utara itu menolak hasil pemungutan suara pemilihan walikota terbaru sebagai protes atas tuntutan mereka terkait hak otonomi tidak dipenuhi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































