Turki Jadi Tuan Rumah KTT NATO 2026

Jakarta, IDM – Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte baru-baru ini mengumumkan bahwa KTT NATO 2026 akan diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Juli 2026 di Kompleks Kepresidenan Bestepe di Ankara, Turki.
Baca Juga: Ini Tuntutan Rusia ke Ukraina Guna Hentikan Konflik
“Turki telah menjadi sekutu NATO yang kuat selama lebih dari 70 tahun, memberikan kontribusi yang tak ternilai bagi keamanan bersama kita. Pada KTT kita berikutnya, para pemimpin akan terus menjadikan NATO Aliansi yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih mematikan, siap untuk menanggapi tantangan kritis terhadap keamanan kita," katanya melansir keterangan resmi NATO, Senin (25/8).
Hal ini adalah kedua kalinya Turki menjadi tuan rumah KTT NATO, setelah diselenggarakan di Istanbul pada tahun 2004. KTT diselenggarakan setiap tahun untuk mengambil keputusan mengenai isu-isu penting yang dihadapi Aliansi.
Baca Juga: Dorong Keamanan Pasukan Penjaga Perdamaian, MINUSCA Gelar Seminar Evaluasi
Adapun, KTT NATO 2025 berlangsung di Den Haag, Belanda, pada 24-25 Juni lalu. Dalam kesempatan itu, negara-negara anggota sepakat untuk mengalokasikan 5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahun. Tujuannya guna memenuhi kebutuhan pertahanan inti seperti persenjataan maupun kebutuhan keamanan yang lebih luas. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































