INTERNASIONAL

Dorong Keamanan Pasukan Penjaga Perdamaian, MINUSCA Gelar Seminar Evaluasi

Peacekeepers
MINUSCA gelar 'Safety and Security of Peacekeepers' di UCATEX, Republik Afrika Tengah. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM – Misi menjaga perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah atau MINUSCA menggelar seminar evaluasi bertajuk 'Safety and Security of Peacekeepers' sebagai upaya meningkatkan keamanan para pasukan penjaga perdamaian selama bertugas.

Kegiatan ini merupakan respons langsung terhadap insiden keamanan terbaru yang terjadi di berbagai misi PBB dan mengakibatkan korban jiwa, sekaligus menegaskan kembali komitmen bersama untuk “melindungi mereka yang melindungi” warga sipil Republik Afrika Tengah.

Baca Juga: Iran Gelar Latihan Tempur Perdana Pascakonflik dengan Israel

“Setiap pelajaran dari lapangan harus menjadi prosedur, pelatihan, dan tindakan nyata yang benar-benar menyelamatkan nyawa. Dengan koordinasi taktis yang lebih kuat, pengambilan keputusan yang lebih cepat, serta komunikasi yang lebih jelas, kita memastikan seluruh personel kembali dengan selamat dan setiap warga sipil mendapat perlindungan,” kata Perwakilan Khusus Sekjen PBB di MINUSCA, Valentine Rugwabiza di UCATEX, Republik Afrika Tengah, melansir PMPP TNI, Senin (25/8).

Kegiatan selama tiga hari ini memberikan ruang bersama untuk menilai perkembangan operasional, menyepakati langkah mitigasi risiko, serta menyelaraskan strategi demi perlindungan pasukan penjaga perdamaian sekaligus perlindungan warga sipil.

Baca Juga: Ini Tuntutan Rusia ke Ukraina Guna Hentikan Konflik

Disepakati bahwa terdapat tiga prioritas yang dapat segera dijalankan yaitu menutup celah risiko melalui langkah mitigasi yang bisa diterapkan di semua sektor; standarisasi koordinasi taktis dan respon insiden di seluruh komponen militer, kepolisian, dan sipil; serta memperkuat kesadaran keamanan melalui pelatihan, dan mekanisme komunikasi seragam di setiap level komando.

Rekomendasi yang dihasilkan akan segera diintegrasikan ke dalam standar operasional, kalender pelatihan, serta praktik harian satuan. Tujuannya agar mampu memberikan respons lebih cepat guna meminimalisir korban jiwa ketika terjadi insiden. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.