Trump Sebut Thailand-Kamboja Segera Bertemu untuk Capai Gencatan Senjata

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Thailand dan Kamboja telah sepakat untuk "segera bertemu" guna mencapai gencatan senjata.
Melalui unggahannya di platform media sosial Truth Social, Minggu (27/7), Trump mengungkapkan telah berbincang secara bilateral dengan Perdana Menteri Kamboja dan Thailand. "Kedua belah pihak menginginkan gencatan senjata dan perdamaian segera," tulisnya.
Baca Juga: Prajurit TNI Sigap Tangani Laporan Dugaan Bom di Afrika Tengah
Trump menuturkan, kedua belah pihak telah sepakat untuk segera bertemu guna menyusun gencatan senjata. Hal ini diungkapkan setelah pecahnya konflik kedua negara tetangga itu, yang menewaskan lebih dari 20 orang dan menyebabkan 150.000 lainnya terpaksa mengungsi dari sepanjang perbatasan.
"Mereka juga ingin kembali ke meja perundingan dengan AS, yang menurut kami tidak tepat untuk dilakukan sampai pertempuran berhenti. Mereka telah sepakat untuk segera bertemu dan segera menyusun gencatan senjata hingga pada akhirnya, perdamaian! Merupakan suatu kehormatan untuk berunding dengan kedua negara," sambungnya.
Baca Juga: Kamboja Serukan Gencatan Senjata dengan Thailand
Sebelumnya, utusan Kamboja untuk PBB Chhea Keo menyerukan "gencatan senjata segera, tanpa syarat". Sementara, utusan Thailand untuk PBB Cherdchai Chaivaivid, utusan Thailand untuk PBB, mendesak Kamboja untuk "segera menghentikan semua permusuhan dan tindakan agresi, dan melanjutkan dialog dengan itikad baik". (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































