Trump Sebut Gencatan Senjata dengan Iran Telah Berakhir

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir.
Hal itu ia ungkapkan di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki pada Rabu (8/7), setelah AS menyerang Iran sebagai balasan atas serangan terhadap beberapa kapal komersial di Selat Hormuz.
Baca Juga: AS Kembali Serang Iran, Ini Alasannya
"Saya pikir itu sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan mereka lagi… Hanya membuang waktu berurusan dengan mereka, mereka pembohong," imbuh Trump ketika ditanya terkait kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, melansir BBC.
Ia menuturkan bahwa delegasi AS dapat melanjutkan negosiasi tetapi ia ragu prosesnya akan berjalan dengan baik. "Mereka dapat berbicara, tetapi saya pikir mereka membuang waktu," katanya.
Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), pihaknya telah menyerang lebih dari 80 titik termasuk lebih dari 60 perahu kecil Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang berada dekat maupun di Selat Hormuz.
Baca Juga: Rusia-Cina Gelar Latihan Gabungan di Laut Kuning
Sementara, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf mengatakan bahwa AS telah melakukan pelanggaran atas Nota Kesepahaman (MoU) yang disepakati kedua negara.
"[AS] melanggar penyesuaian Iran di Selat. Ancaman serangan lebih lanjut yang terus-menerus. Pemberlakuan kembali sanksi minyak. Serangan terhadap Iran Selatan. Agresi Zionis yang berkelanjutan terhadap Lebanon," imbuhnya melalui platform X @mb_ghalibaf.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































