Trump Sebut akan Kirim Senjata ke Ukraina Melalui NATO

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan baru telah dicapai antara AS, NATO, dan Ukraina mengenai pengiriman senjata.
Melansir NBC, Jumat (11/7), ia mengungkapkan, AS akan mengirim senjata ke Ukraina melalui NATO. Aliansi itu juga disebut akan membayar secara penuh persenjataan untuk Kyiv tersebut.
Baca Juga: Prabowo Dukung Reformasi PBB: Negara Selatan Dunia Harus Punya Peran Lebih Besar
"Kami mengirimkan senjata ke NATO, dan NATO membayar senjata tersebut, 100%. Jadi, yang kami lakukan adalah senjata yang dikirim akan diberikan kepada NATO, dan kemudian NATO akan memberikan senjata tersebut [ke Ukraina], dan NATO menanggung biaya persenjataan tersebut," kata Trump.
Ia menuturkan, kesepakatan itu dicapai pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Den Haag pada bulan lalu. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai skema pengiriman maupun pembayaran senjata tersebut. "Kami mengirimkan senjata ke NATO, dan NATO akan mengganti seluruh biaya untuk senjata tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Bersitegang dengan Cina, Taiwan Gelar Latihan Militer Skala Besar
Trump berencana untuk kembali melanjutkan pasokan senjata ke Ukraina setelah Departemen Pertahanan AS mengumumkan akan menunda sebagian pengiriman senjata. Sebab, pasokan persenjataan AS semakin menipis. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































