Trump Sebut akan Kirim Lebih Banyak Senjata ke Ukraina

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina untuk membantu mempertahankan diri dari meningkatnya serangan Rusia.
"Kami akan mengirim lebih banyak senjata. Kami harus melakukannya. Mereka harus mampu membela diri. Sekarang mereka sangat terpukul," kata Trump di Gedung Putih, sesaat sebelum bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, melansir The New York Times, Selasa (8/7).
Baca Juga: Hadang Ekspansi Cina di LCS, Jepang Berencana Kirim Enam Kapal Perusak untuk Filipina
"Kami harus mengirim lebih banyak senjata, senjata pertahanan, terutama, tetapi mereka sangat, sangat terpukul. Begitu banyak orang yang meninggal dalam kekacauan itu," sambung dia.
Hal itu menunjukkan pendekatan Trump yang berubah terhadap Pemerintahan Volodymyr Zelensky.
Minggu lalu, AS mengumumkan akan menghentikan sebagian pengiriman bantuan militer ke Ukraina setelah meninjau kembali persediaan dalam negeri yang semakin menipis.
Baca Juga: Presiden Iran Sebut Jadi Target Serangan Israel Selama Perang 12 Hari
Dalam pernyataan terpisah, Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi instruksi Trump untuk mengirim bantuan senjata tambahan ke Ukraina.
Tujuannya untuk memastikan kemampuan Ukraina mempertahankan diri dan menekan agresi Rusia.
"Atas arahan Presiden Trump, Departemen Pertahanan mengirimkan senjata pertahanan tambahan ke Ukraina untuk memastikan Ukraina dapat mempertahankan diri sementara kami berupaya mengamankan perdamaian abadi dan memastikan pembunuhan berhenti," kata Kepala Juru Bicara Kemhan AS Sean Parnell, dalam keterangan resminya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































