Tingkatkan Pertahanan Udara, NATO Gelar Latihan Terbesar di Atlantik Utara

Jakarta, IDM – Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menggelar latihan pertahanan udara bertajuk Formidable Shield di Atlantik Utara dan wilayah negara-negara nordik pada Senin (8/5) dan berakhir pada Jumat (26/5).
Dilansir dari Raf.mod.uk, sebuah laman resmi Angkatan Udara Inggris, Senin (8/5), latihan yang dilakukan NATO untuk meningkatkan pertahanan udara ini diikuti 13 negara sekutu dan beberapa mitra NATO. Latihan multilateral ini merupakan yang terbesar di tahun 2023, melibatkan lebih dari 4000 tentara, 20 kapal, 35 pesawat dan unit darat seperti sistem rudal permukaan ke udara dan sistem roket artileri mobilitas tinggi atau HIMARS.
Baca Juga: Kremlin Janjikan Pasokan Senjata Lebih Banyak, Wagner Batal Mundur dari Bakhmut
Dalam pernyataannya, NATO menjelaskan tujuan dari latihan Formidable Shield adalah untuk meningkatkan interoperabilitas dalam penggunaan sistem pertahanan udara termasuk rudal. Negara-negara sekutu akan bekerja sama dan berlatih dalam skenario tembakan langsung.
“Latihan Formidable Shield adalah pengembangan pertahanan udara dan rudal terintegrasi dengan sekutu NATO kami. Latihan ini membantu melindungi orang-orang kami dan menghadapi setiap ancaman yang berkembang,” ujar Komandan Angkatan Udara Skotlandia Tim McAuley.
Baca Juga: Kapal Milisi Cina Berlayar Menuju 6 Kapal Perang ASEAN, Ada Apa?
Beberapa unit yang akan bergabung antara lain pesawat tempur Typhoon Inggris, pesawat patrol maritim Poseidon, pesawat tempur siluman Amerika Serikat F-35, pesawat tempur Rafale Prancis, pesawat tanker KC 767 A Italia hingga kapal fregat kelas Angkatan Laut Spanyol ESPS Blas de Lezo.
Sebelumnya, NATO mengungkapkan bahwa sekutu telah meningkatkan kuantitas maupun kualitas militer sejak dimulainya konflik bersenjata antara Rusia-Ukraina pada Februari tahun lalu. Postur pertahanan menggunakan rudal, pesawat tempur hingga kendaraan udara tak berawak (UAV) di wilayah perbatasan disebut menjadi lebih penting daripada sebelumnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































