Tingkatkan Interoperabilitas, Inggris dan India Latihan ‘AJEYA WARRIOR 23’

Jakarta, IDM – Inggris dan India telah sukses menggelar latihan bersama (latma) AJEYA WARRIOR 23 di Salisbury Plains, Inggris, Kamis (11/5). Latihan ini merupakan komitmen untuk memperkuat hubungan pertahanan bilateral di tengah dinamika keamanan global yang terus berkembang.
Dilansir dari Pib.gov.id, sebuah laman resmi Kementerian Pertahanan India, Kamis (11/5), latma yang berlangsung sejak 27 April ini digelar setiap dua tahun dan telah mencapai iterasi ke-7. Pada 2021, latma ini digelar di India, tepatnya wilayah Chaubatia, Uttarakhand.
Baca Juga: AS Tambah Pasokan Senjata Senilai $1,2 Miliar ke Ukraina
Menurut Kementrian Pertahanan India, latihan ini melibatkan Angkatan Darat Resimen Bihar India dan prajurit dari Royal Gorkha Rifles Inggris. India juga mengirimkan berbagai persenjataan dalam negeri menggunakan pesawat angkut C-17 Globemaster sehari sebelum latihan dimulai. Tujuan dari latihan ini yaitu membangun interoperabilitas antar pasukan melalui latihan di berbagai skenario.
“Latihan AJEYA WARRIOR merupakan tonggak penting lainnya dalam kerja sama pertahanan antara Angkatan Darat India dan Angkatan Darat Inggris yang selanjutnya akan mendorong hubungan bilateral antara kedua negara,” tulis Kementrian Pertahanan India.
Baca Juga: Penuhi Ambisi NATO, Jerman Berencana Beli 50 Ranpur Puma
Lingkup latihan ini meliputi latihan pos komando di tingkat batalion dan latihan lapangan di tingkat kompi. Selama latihan, para peserta terlibat dalam berbagai misi yang menguji kerja sama operasional dalam berbagai situasi. Kedua negara juga saling bertukar pengalaman operasional yang dinilai dapat menambah kapabilitas taktis pasukan.
Hubungan antara Inggris dan India semakin meningkat ketika keduanya sepakat untuk memperbarui Defence Industry Joint Working Group saat pameran DEFExpo di Gandhinagar, Gujarat pada Oktober 2022. Melalui inisiatif tersebut, kedua negara berencana untuk bekerja sama dalam berbagai program pertahanan salah satunya industry pesawat tempur dalam negeri India LCA Mk-II. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































