Tidak Terpengaruh Konflik, Rusia akan Kirim Sistem Rudal S-400 ke India Tepat Waktu

Jakarta, IDM - Rusia akan menyelesaikan pengiriman unit terakhir sistem anti pesawat S-400 ke India dalam jangka waktu dekat, sekitar akhir tahun 2024. Pengiriman itu disebut berjalan tepat waktu sesuai dengan kesepakatan yang telah diraih sejak enam tahun lalu, meskipun kini Rusia masih berada di situasi konflik.
Dilansir dari Reuters, Rabu (16/8), Kepala Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknik-Militer Dmitry Shugaev, mengatakan bahwa seluruh lima sistem anti pesawat S-400 pesanan India telah selesai diproduksi.
Baca Juga: Rusia Klaim Cegat P-8A Poseidon Norwegia di Laut Barents
"Produksi sistem rudal anti-pesawat S-400 Triumf telah dilakukan sesuai jadwal. Pengiriman peralatan sistem Triumf S-400 ini dijadwalkan akan selesai pada akhir 2024," kata Shugaev.
Sebelumnya, kesepakatan akuisisi lima unit sistem pertahanan udara S-400 Triumf itu diraih pada tahun 2018, dengan nominal kontrak sebesar $5,4 miliar. Dimana pengiriman putaran pertama sebanyak tiga unit telah dilakukan pada tahun 2022 lalu.
Rusia merupakan mitra penting bagi India di bidang persenjataan. Hal ini ditunjukkan dengan nominal yang cukup besar hingga sekitar $8,5 miliar, telah digelontorkan India untuk impor senjata sejak 2017.
Baca Juga: Kunjungi Rusia dan Belarusia, Cina Pererat Hubungan Pertahanan
Kendati demikian, otoritas India pernah mengaku prihatin atas konflik antara Rusia-Ukraina. Mereka menilai, konflik itu dapat menunda pengiriman senjata dan peralatan militer yang direncanakan.
Selain itu, hubungan yang cukup erat dengan Rusia membuat India memilih untuk netral memandang konflik yang terjadi di hadapan negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































