Terpojok di Medan Perang, Tentara Rusia Putuskan Menyerahkan Diri ke Ukraina

Jakarta, IDM - Sebuah rekaman drone dari unit brigade ke-92 Ukraina memperlihatkan tentara Rusia yang menyerahkan diri setelah pasukannya tewas terkena drone kamikaze Ukraina pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari CNN, Jumat (16/6), Yuriy Fedorenko, komandan divisi pesawat tak berawak "Achilles" dari Brigade ke-92, membenarkan kejadian penyerahan diri tentara Rusia tersebut.
Dalam rekaman itu terlihat, tentara Rusia bernama Ruslan Anitin (30) memberikan isyarat tangan yang berarti menyerah hingga akhirnya ia dipandu untuk ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: Tentara Filipina Berhasil Lumpuhkan Pemimpin Kelompok Teroris Afiliasi ISIS
“Ketika dia menyadari bahwa dia akan mati, dia membuang senapan mesinnya, mengangkat tangannya dan berkata bahwa dia tidak akan melanjutkan pertempuran,” kata Fedorenko.
Fedorenko menjelaskan, pihaknya sebetulnya sudah siap untuk melemparkan bahan peledak agar tidak ada satupun pasukan Rusia yang selamat. Namun, setelah melihat Anitin melambaikan tangan, Fedorenko akhirnya memilih untuk membantunya pindah ke tempat yang jauh dari ranjau.
“Saat itu, kami memiliki helikopter dengan bahan peledak yang siap menghabisinya. Tetapi karena ia membuang senjatanya dan memberi isyarat akan menyerah, kami putuskan untuk memberinya perintah terkait langkah-langkah penyerahan diri," jelas Fedorenko.
Baca Juga: Terduga Penyebar Dokumen Rahasia AS Dinyatakan Bersalah
Anitin hanyalah salah satu dari tentara Rusia yang memilih untuk menyerahkan diri agar selamat. Kendati demikian, Ukraina sendiri memang menyediakan layanan khusus yang bertajuk I want to live untuk tentara Rusia yang ingin menyerah.
Mereka yang ingin menyerahkan diri, dapat menghubungi layanan tersebut dan harus melakukan protokol yang telah ditetapkan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































