Terkait Hormuz, Perundingan Iran-Oman Berlangsung Konstruktif

Jakarta, IDM – Iran menyatakan bahwa negosiasi dengan Oman mengenai lalu lintas transit di Selat Hormuz berjalan "lancar dan konstruktif."
"Kesepahaman telah dicapai mengenai peta lalu lintas pelayaran, dan konsultasi terus dilakukan untuk memfinalisasi beberapa poin teknis dalam pernyataan bersama," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baqaei, melansir Anadolu, Senin (10/8).
Baca Juga: Netanyahu: Israel Takkan Tarik Pasukan dari Gaza
Ia mengatakan, mekanisme akan dibentuk untuk menjamin keselamatan lalu lintas maritim, melindungi lingkungan, dan menangani kejahatan maritim. Biaya tarif atas jasa layanan maritim yang diberikan pun dibahas.
Menurutnya, tujuan utama perundingan dengan Oman "adalah mencapai kesepahaman jangka panjang yang menjamin keamanan penuh di selat tersebut. Ini hanyalah proses bilateral untuk menentukan rute aman bagi pelayaran internasional dan tidak ada kaitannya dengan perbedaan politik."
Baqaei juga menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali sampai Amerika Serikat (AS) memenuhi tuntutan Teheran, termasuk penghentian blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Baca Juga: Serangan Houthi Berlanjut, Tujuh Orang Tewas
Pernyataan ini muncul di tengah ketidakpastian proses diplomatik guna menghentikan konflik Iran-AS sekaligus mengembalikan keamanan jalur pelayaran Selat Hormuz.
Iran dan AS menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada Juni lalu berkat mediasi Pakistan dan Qatar, yang mencakup pemulihan bertahap pelayaran komersial melalui Selat Hormuz. Namun, implementasinya terhenti karena kedua belah pihak saling tuduh melakukan pelanggaran.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































