Tentara AS dan Filipina Akan Gelar Latihan Militer Balikatan 2022

Jakarta, IDM - Kedutaan Besar AS di Manila mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Filipina akan memulai latihan militer gabungan terbesar yang pernah ada di pulau Luzon, dimulai dari 28 Maret hingga 8 April pada Selasa (22/3).
Ada sekitar 5.100 personel militer AS dan 3.800 tentara Filipina yang akan bergabung untuk latihan di negara kepulauan itu.
Latihan militer bersama yang dikenal sebagai Balikatan 2022 akan berfokus pada keamanan maritim, operasi amfibi, pelatihan tembakan, operasi perkotaan, operasi penerbangan, kontraterorisme, dan bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana.
"Balikatan adalah peluang penting untuk bekerja bahu-membahu dengan sekutu Filipina kami menuju 'Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka yang lebih terhubung, sejahtera, aman, dan tangguh,' seperti yang diminta oleh Strategi Indo-Pasifik kami,” ujar Kuasa Usaha AS ad interim Heather Variava, dikutip dari Rappler, Rabu (23/3).
Balikatan 2022, merupakan latihan tahunan terbesar dari latihan tahunan sebelumnya dipimpin Filipina yang berlangsung di seluruh Luzon.
Selama latihan militer AS dan Filipina akan berlatih bersama untuk “memperluas dan memajukan taktik, teknik, dan prosedur bersama yang memperkuat kemampuan respons dan kesiapan kami untuk tantangan dunia nyata,” kata Jay Bargeron, Mayor jenderal Divisi Marinir ke-3 AS.
Selain itu, Mayor Jenderal Charlton Sean Gaerlan dari militer Filipina mengatakan latihan militer itu merupakan bukti kekuatan hubungan keamanan Filipina dan AS.
Pada saat latihan militer, tentara AS dan Filipina akan terlibat dalam berbagai proyek bantuan kemanusiaan dan sipil. Termasuk renovasi empat sekolah dasar, keterlibatan dalam bidang kesehatan masyarakat, dan pertukaran teknik penyelamatan darurat dan penyelamatan jiwa.
Kedutaan Besar AS menambahkan bahwa tentara AS yang berpartisipasi akan mematuhi semua peraturan COVID-19 Filipina, termasuk menjaga jarak sosial dan mengenakan masker wajah selama latihan.
Balikatan (2022) sendiri bertepatan dengan peringatan 75 tahun kerja sama keamanan AS-Filipina dan komitmen bersama untuk mempromosikan perdamaian. (BFM)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































