INTERNASIONAL

Temui Paul Keating, Presiden Prabowo Bahas Geopolitik yang Berdampak di Kawasan Indo-Pasifik

Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Australia, Paul Keating. (Foto: Dok. BPMI/Setpres)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Australia, Paul Keating, di Sydney, Australia.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia dan menjadi ajang pertukaran pandangan mengenai berbagai isu strategis yang memengaruhi kawasan serta dunia secara luas.

Dalam suasana pertemuan yang akrab dan penuh kehangatan, kedua tokoh membahas sejumlah topik penting, antara lain stabilitas kawasan Indo-Pasifik, dinamika geopolitik global, serta arah perkembangan ekonomi internasional.

Baca Juga: 19 Korban Tewas Jatuhnya Pesawat Militer Turki Ditemukan

Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk memperdalam pemahaman bersama mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi kawasan di tengah perubahan global yang cepat.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas pandangan dan pengalaman Paul Keating sebagai tokoh senior dan pemimpin berpengaruh dalam sejarah modern Australia.

“Saya kira sangat bagus. Beliau sangat berpengalaman, pemikirannya sangat jernih, dan banyak hal yang saya pelajari dari pandangan beliau,” ungkap Presiden Prabowo usai pertemuan.

Kemudian, Prabowo menjelaskan diskusi dengan Keating mencakup beragam isu strategis, mulai dari hubungan internasional, kerja sama ekonomi, hingga geoekonomi dan geopolitik kawasan.

Baca Juga: Satgas Indo RDB XXXIX-G/MONUSCO Beri Edukasi Kesehatan bagi Generasi Muda Kongo

“Pemikiran beliau sangat luas, jernih, dan tajam. Kami membahas banyak hal tentang hubungan internasional, ekonomi global, serta isu-isu geopolitik yang berdampak pada kawasan Indo-Pasifik,” tambahnya.

Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Australia sebagai mitra strategis dan negara tetangga yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas serta kemakmuran kawasan.

“Kita harus sadar bahwa Indonesia dan Australia adalah dua negara tetangga yang memiliki kepentingan bersama. Hubungan yang baik dan kerja sama di berbagai bidang akan membawa manfaat besar, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi seluruh kawasan,” tegas Kepala Negara.

Baca Juga: Indonesia-Australia Tandatangani Perjanjian Keamanan Baru, Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Paul Keating jadi bukti semangat persahabatan dan kerja sama yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Australia.

Keduanya memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya menjaga perdamaian, stabilitas, dan keseimbangan kawasan melalui dialog terbuka serta kemitraan yang saling menghormati.

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia juga menjadi momentum untuk memperkuat berbagai aspek kerja sama bilateral, termasuk di bidang ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan kebudayaan, sebagai bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih stabil dan sejahtera bagi kedua negara. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.