Tanggapi Cina, Filipina: Kapal Kami Berhak Berlayar di Sekitar Scarborough Shoal

Jakarta, IDM - Filipina menegaskan bahwa kapal-kapalnya mempunyai hak untuk beroperasi di sekitar Scarborough Shoal, bagian dari Laut Cina Selatan. Pernyataan itu muncul usai Cina menuduh kapal Filipina memasuki wilayah itu secara ilegal.
"Berdasarkan hukum internasional, Filipina memiliki hak untuk berpatroli di seluruh bagian Laut Filipina Barat, termasuk Bajo De Masinloc (sebutan Filipina untuk Scarborough Shoal), karena wilayah ini berada dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) negara," kata Penasihat Keamanan Nasional Eduardo Ano.
Baca Juga: Rusia: Pertahankan Dominasi Global, AS Telah Memicu Ketegangan Geopolitik
Sebelumnya, Cina telah memblokir dan mencegah kapal perang Filipina BRP Conrado Yap (PS-39), memasuki perairan Pulau Huangyan (sebutan Cina untuk Scarborough Shoal) pada beberapa waktu lalu.
Ano menjelaskan, kapal perang Filipina telah melakukan operasi patroli rutin di sekitar wilayah tersebut. Sedangkan Cina, kata Ano, bersikap konfrontatif dan menciptakan ketegangan antara kedua negara.
"Kami tidak memasuki wilayah kedaulatan Cina secara ilegal karena Bajo De Masinloc merupakan bagian dari kepulauan dan ZEE Filipina. Tetapi kapal Cina melakukan pengintaian terhadap pergerakan PS-39,” imbuhnya.
Baca Juga: WHO Peringatkan Bahaya Kesehatan Sedang Melanda Masyarakat Gaza
Lebih lanjut, Ano mendesak Cina untuk bertindak secara bertanggung jawab dan menghormati Konvensi UNCLOS sekaligus mematuhi Keputusan Arbitrase Internasional tahun 2016.
“Sesuai arahan tegas dari Presiden Ferdinand Marcos Jr., kami akan melindungi wilayah dan hak kedaulatan kami dengan segala cara,” pungkasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































