Tandingi Rusia, Presiden Ukraina Desak Negara Sekutu Percepat Kirim Senjata Berat

Jakarta, IDM - Serangan Rusia ke Ukraina masih terus berlanjut. Hal ini membuat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksyy kembali mendesak para negara sekutu untuk mengirimkan senjata berat yang mampu menandingi kemampuan Rusia.
"Kami harus membebaskan wilayah kami dan mencapai kemenangan, tetapi dengan lebih cepat, jauh lebih cepat," kata Zelenksyy dalam pidato video, dilansir dari Reuters, Jumat (24/6).
Terlebih, desakan tersebut disampaikan Zelenksyy di tengah serangan udara dan artileri Rusia secara besar-besaran di seluruh wilayah Donbas, Ukraina Timur. Oleh karena itu, Ukraina sangat membutuhkan senjata peperangan yang setara dengan kekuatan Rusia di medan perang untuk segera menghentikan dan mengusir armada Rusia dari negara tersebut.
Dalam pertempuran Donbas yang semakin sulit, TASS mengutip separatis pro-Moskow menyatakan, Rusia telah merebut sebagian besar Vovchoyarivka, desa yang berjarak sekitar 12 km barat daya dari Lysychansk. Jika hal ini benar, Lysychansk juga bakal berisiko lebih besar diduduki.
Serangan Rusia di Kharkiv dalam beberapa pekan terakhir adalah yang terburuk di daerah yang sebetulnya sempat menjalani kehidupan 'damai' sejak Ukraina mendorong pasukan Rusia bulan lalu. Dilaporkan, serangan tersebut menewaskan 20 orang, sebagai upaya memaksa Ukraina menarik sumber daya dari medan perang utama di Donbas untuk melindungi warga sipil.
Gubernur Wilayah Kharkiv Synehubov di aplikasi pesan Telegram mengungkapkan, penjajah Rusia tidak berhenti membombardir warga sipil di Kharkiv.
"Ini adalah bukti, kami tak bisa mengharapkan skenario yang sama seperti di Chernihiv atau Kiev, di mana pasukan Rusia mundur di bawah tekanan," ungkapnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































