PARLEMEN

Soroti Tantangan Global, DPR Tegaskan Pentingnya Dokumen Strategi Pertahanan Nasional 2026

Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin.
Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menuturkan refleksi awal tahun 2026 soal kondisi strategis global dan kebijakan pertahanan nasional Indonesia. 
Ia menilai dinamika lingkungan strategis sepanjang 2025 sangat kompleks, termasuk eskalasi konflik perbatasan Thailand–Kamboja.

Tak hanya itu, penangkapan Presiden Venezuela oleh Pemerintah Amerika Serikat juga menunjukkan persoalan serius dalam menghormati hukum internasional dan kedaulatan negara.

Baca Juga: DPR: Pemerintah Responsif Lindungi WNI di Zona Konflik

“Situasi global tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi Indonesia untuk menilai sejauh mana kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi perkembangan ancaman dari sisi penguatan pertahanan negara,” tegas TB Hasanuddin.

Di dalam negeri, TB Hasanuddin mencatat setidaknya ada dua isu yang menonjol di sepanjang 2025.

Pertama, soal dinamika pengadaan alutsista yang terkesan kurang terencana dan berpotensi menimbulkan beban fiskal besar.

Kemudian, yang kedua soal pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan dengan fungsi nontempur yang dipertanyakan urgensinya.

Baca Juga: Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon, DPR Dorong Pemerintah Perkuat Diplomasi Perlindungan

Ia menegaskan keberadaan buku biru atau dokumen kebijakan umum strategi pertahanan negara menjadi prioritas utama pemerintah pada 2026.

“Tanpa dokumen strategi pertahanan yang komprehensif dan terukur, pembangunan kekuatan pertahanan akan kehilangan arah, minim akuntabilitas,” ungkapnya.

“Hal itu juga bisa berisiko melemahkan kemampuan Indonesia dalam menangkal ancaman militer asing di tengah situasi global yang semakin kritis,” tutur TB Hasanuddin. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.