INTERNASIONAL

Somaliland Tawarkan Akses Pangkalan Militer ke AS

Wilayah Somalia dan Somaliland
Wilayah Somalia dan Somaliland. (Foto: Dok. Spesial)

Jakarta, IDM – Somaliland, wilayah separatis yang masih menjadi bagian dari Somalia, menyatakan bersedia memberi akses pangkalan militernya kepada Amerika Serikat (AS).

Israel menjadi satu-satunya negara di dunia yang mengakui kemerdekaan Somaliland pada bulan Desember tahun lalu, sesuatu yang telah diupayakan wilayah itu sejak mendeklarasikan otonominya dari Somalia pada tahun 1991.

Baca Juga: Greenland Tolak Pengerahan Kapal Rumah Sakit AS

Sementara, Pemerintah Somalia masih menganggap Somaliland sebagai bagian integralnya walaupun Somaliland telah menjalankan wilayahnya secara terpisah sejak tahun 1991, dengan memiliki paspor, mata uang, tentara, dan kepolisian sendiri.

Pernyataan Khadar Hussein Abdi selaku Menteri Kepresidenan Somaliland nampak sebagai upaya untuk mendapatkan pengakuan internasional, khususnya AS.

"Kami bersedia memberikan akses eksklusif (ke mineral kami) kepada AS. Selain itu, kami terbuka untuk menawarkan pangkalan militer kepada AS. Kami yakin akan mencapai kesepakatan dengan AS," katanya melansir AFP, Senin (23/2).

Pemimpin Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi telah menyarankan dalam beberapa pekan terakhir untuk memberikan akses istimewa kepada Israel terhadap sumber daya mineral. Ia juga tidak mengesampingkan kemungkinan atas kehadiran militer Israel.

Baca Juga: AS akan Tingkatkan Jumlah Sistem Rudal ke Filipina

Di sisi lain, Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mengecam langkah Somaliland sebagai "pelanggaran terbesar terhadap kedaulatan Somalia dan ancaman terhadap keamanan dan stabilitas dunia dan kawasan".

Walaupun AS membela Israel karena dianggap berhak untuk mengakui Somaliland, Presiden Donald Trump menyatakan tidak akan mengikuti langkah tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.