Soal Perdamaian Gaza-Israel, Prabowo Tegaskan Siap Kirim Pasukan Jika Dibutuhkan

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya perdamaian antara Gaza dan Israel. Hal itu termasuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian jika dibutuhkan.
Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam acara Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, Rabu (15/10) malam.
Baca Juga: Peran Indonesia Diperhitungkan dalam Mewujudkan Perdamaian Gaza
"Indonesia masih bersedia menjadi bagian dari itu. Jika mereka membutuhkan pasukan penjaga perdamaian, kami bersedia menyediakannya. Jadi, saya sendiri optimis. Saya harap ini bisa terlaksana," tegas Prabowo.
Kepala Negara menyebut proses menuju perdamaian di Timur Tengah saat ini berada pada momen penting yang membuka harapan baru bagi dunia.
Menurutnya, optimisme perdamaian semakin terbuka setelah adanya gencatan senjata antara Israel dan kelompok di Gaza.
Baca Juga: Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-L Siap Mulai Misi di Afrika Tengah
"Ya, itu sangat menarik. Saya rasa ada perasaan bahwa kita berada di sebuah kesempatan bersejarah. Banyak yang harus dilakukan. Jalan masih panjang. Apa pun bisa terjadi. Tapi kita semua merasa kali ini, masih ada harapan," ujarnya.
Kemudian, Prabowo juga membeberkan alasan Indonesia jadi salah satu negara Muslim terkemuka yang diundang Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas rencana perdamaian Timur Tengah.
"Jadi di New York, saat Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Presiden Trump memanggil sekitar delapan dari kami, katakanlah delapan negara Muslim terkemuka. Indonesia dianggap mayoritas Muslim, jadi kami diundang. Dan dia memberi kami rencananya. Kami melihat rencananya. Kami membahasnya. Rencana itu memberi kami harapan," pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































