Simulasi Hadapi Ancaman, Satgas Yonmek XXIII-S UNIFIL Gelar 'East Angel III Livex'

Jakarta, IDM – Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Kontingen Garuda XXIII-S yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) melaksanakan latihan East Angel III Livex di UN Position (UNP) 7-1 Achid Al Qusayr, Lebanon Selatan pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Ratusan Aktivis Global Berlayar Menuju Gaza dalam Misi Kemanusiaan
Latihan ini diikuti oleh prajurit Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL bersama elemen pendukung dari berbagai unit UNIFIL. Para prajurit berlatih simulasi penanganan ancaman serangan tidak terduga, prosedur evakuasi medis, serta koordinasi lintas satuan dalam menghadapi eskalasi konflik.
Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL, Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menyampaikan bahwa latihan ini krusial untuk meningkatkan kesiapan operasional, koordinasi, dan kemampuan reaksi cepat satgas garuda dalam menghadapi potensi ancaman maupun situasi darurat di wilayah misi.
Baca Juga: Usulan Trump Gaza Jadi Zona Perwalian di Bawah Kendali AS
“Latihan East Angel ini menjadi sarana bagi prajurit Garuda untuk terus mengasah kemampuan taktis, memperkuat kerjasama dengan kontingen lain, serta memastikan seluruh personel siap menghadapi dinamika situasi di daerah misi,” ungkapnya melansir keterangan resmi PMPP TNI, Rabu (3/8). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































