INTERNASIONAL

Serukan Gencatan Senjata, PBB Peringatkan Risiko Genosida di Gaza

Bangunan hancur di Gaza
Bangunan hancur di Gaza. (Foto: Dok. Un.org)

Jakarta, IDM - Badan kemanusiaan PBB menyerukan gencatan senjata di Gaza, dan memperingatkan bahwa situasi kemanusiaan bagi rakyat Palestina terus memburuk dengan “risiko terjadinya genosida”.

“Kami tetap yakin bahwa rakyat Palestina berada pada risiko besar terjadinya genosida. Sekarang saatnya beraksi. Sekutu Israel juga memikul tanggung jawab dan harus bertindak sekarang untuk mencegah tindakan yang membawa bencana,” tulis United Nations Human Rights Office of the High Commissioner (OHCHR) di laman resminya, Jumat (3/11).

Baca Juga: Kapal Cina dan Jepang Kembali Bersitegang di Laut Cina Timur

OHCHR juga menyerukan kebutuhan mendesak akan makanan, air, obat-obatan, bahan bakar dan pasokan penting lainnya. Menurut pengamatan relawan kemanusiaan PBB di Gaza, konflik telah mengakibatkan hancurnya fasilitas air bersih bagi para penduduk.

“Situasi di Gaza telah mencapai titik kritis. Air sangat penting bagi kehidupan manusia dan saat ini, 2 juta warga Gaza kesulitan mendapatkan air minum,” katanya.

OHCHR menegaskan agar semua pihak terkait melindungi fasilitas medis, jurnalis, hingga relawan kemanusiaan. Hal itu merupakan kewajiban yang harus dipatuhi sesuai dengan hukum internasional.

Baca Juga: Badan Intelijen Korsel: Korut Pasok Amunisi Ke Rusia

“Semua pihak harus mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional. Kami menuntut gencatan senjata kemanusiaan untuk memastikan bahwa bantuan menjangkau mereka yang paling membutuhkan," jelasnya.

Diperkirakan 1,4 juta orang di Gaza terjebak dan sekitar 629.000 orang terdampak serta harus mencari perlindungan di 150 tempat penampungan darurat PBB. Sementara, badan bantuan UNRWA melaporkan 70 relawan mereka tewas akibat pemboman Israel di Gaza. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.