INTERNASIONAL

Serbia Perkuat Pertahanan Udara dengan Sistem Rudal FK-3 dari Cina

Sistem rudal FK-3 Serbia
Sistem rudal FK-3 Serbia (Foto: Dok. Mod.gov.rs)

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Serbia telah mengerahkan sistem rudal FK-3 buatan Cina untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara. Sistem canggih ini mencakup kendaraan komando, peluncur roket, radar, dan kendaraan logistik.

Serbia mengakuisisi sistem rudal FK-3 menyusul perjanjian yang ditandatangani pada Desember 2019, sebagai upaya memodernisasi sistem pertahanan udara di tengah meningkatnya tantangan keamanan regional. Akuisisi ini juga memperkuat kerja sama militer antara Serbia dan Cina.

Baca Juga: Akibat Konflik, Populasi di Gaza Berkurang Hingga Enam Persen

"Dengan mempersenjatai Angkatan Udara dan Pertahanan Udara dengan sistem rudal pertahanan udara FK-3 yang baru, sistem kontrol dan perlindungan wilayah udara di Republik Serbia telah ditingkatkan secara signifikan," tulis Kemhan Serbia melalui Mod.gov.rs, Jumat (3/1).

FK-3 disebut dapat menyerang berbagai jenis pesawat, helikopter, rudal jelajah, dan rudal udara-ke-permukaan yang bergerak dengan kecepatan 1000 m/s, pada ketinggian 27 km dan jarak hingga 100 km. Sistem ini digunakan untuk mempertahankan gedung pemerintahan, fasilitas bisnis, pasukan Serbia, dan wilayah dari pengintaian udara dan serangan udara.

Baca Juga: Filipina Temukan Drone Bawah Laut yang Diduga Milik Cina

"FK-3 memiliki sistem anti-jamming yang luar biasa dan kemampuan untuk mencegah rudal yang dirancang untuk menghancurkan radar pelacak. Sistem rudal pertahanan udara FK-3 dicirikan oleh kemampuan manuver dan efisiensi spasial yang luar biasa, yang membuatnya dominan di antara sistem rudal generasi baru," kata Komandan Stefan Manić.

"Sistem ini memiliki kemampuan tembak yang luar biasa, karena dapat menyerang 6 target udara dengan 12 rudal secara bersamaan. Para kru telah menjalani pelatihan pada sistem rudal FK-3 di Republik Rakyat Tiongkok dan proses pelatihannya sangat rumit," sambungnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.