INTERNASIONAL

Sekjen PBB Sebut Dewan Keamanan Lumpuh karena Hal Ini

Sekjen PBB Antonio Guterres.
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: Dok. X/Antonio Guterres)

Jakarta, IDM – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa 'kelumpuhan' Dewan Keamanan disebabkan oleh perilaku negara-negara yang melanggar hukum internasional saat menduduki kursi di badan tersebut.

Hal itu ia ungkapkan saat konferensi pers pada pembukaan sesi ke-81 Majelis Umum di New York, dan menanggapi pertanyaan tentang mengapa seruan untuk menghormati hukum internasional tidak diindahkan.

Baca Juga: Pakistan Sebut Pakta Pertahanan Mekkah Bersifat Defensif

"Kita memiliki perpecahan geopolitik, dan dalam perpecahan geopolitik ini, kita memiliki kekuatan-kekuatan yang melanggar hukum internasional dan duduk di Dewan Keamanan. Dan itu telah melumpuhkan Dewan Keamanan, seperti yang kita ketahui," ujarnya melansir UN, Kamis (17/9).

Guterres memandang komposisi Dewan Keamanan PBB tidak lagi mencerminkan tatanan internasional saat ini. Kelumpuhan itu telah mendorong negara-negara untuk bertindak tanpa kendali.

"Kelumpuhan itu telah menciptakan situasi di mana, karena contoh yang datang dari kekuatan-kekuatan besar bukanlah contoh yang baik, setiap negara di seluruh dunia merasa bahwa mereka berhak untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan," katanya.

Baca Juga: Serangan Iran Rusak Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

"Dan mereka tahu bahwa mereka akan melakukannya tanpa hukuman karena Dewan Keamanan, yaitu organisasi yang seharusnya menjaga perdamaian dan keamanan di dunia, telah lumpuh," sambungnya.

Ia menyerukan reformasi dewan tersebut. Menurutnya, masalah mendasar dari kelumpuhan lembaga multilateral adalah tentang bagaimana kekuasaan global didistribusikan dan dijalankan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.